Rabu, 04 Mei 2011

Shalat Jum'at di Masjid UI



"Yah mata kuliah kita sampai disini ", 
akhirnya selesai juga mata kuliah fisika modern .
Setelah hampir 2 jam bercengkrama dengan black body radiation , postulat einstein tentang efek fotolistrik ,sampai ke efek compton.
Huaah , 
mata kuliah yang sangat menarik karena dibawakan bu Oca , yang punya nama asli Rosari Saleh , 
seorang profesor muda yang ahli di bidang fisika material .
namun kita tidak membahas tentang kenapa benda yang diberi panas dapat memancarkan cahaya dengan frekuensi tertentu,
namun tidak meluruh bila temperaturnya secara bertahap dinaikkan .


kebetulan saja mata kuliah fisika modern ada di hari jum'at , tepat jam 11 kuliah usai . 
yap , hari jum'at .
hari kelahiranku .(berdasarkan akta kelahiranku yang kulihat)
aku selalu merasa excited sekali bila hari jum'at , 
karena ada shalat juma'at yang bagi sebagian orang adalah hal yang biasa .
namun bagiku , bila sudah jam 11 , aku kan bersegera ke MUI (masjid Ukhuwah Islamiyah) 
sebuah masjid Universitas yang terletak ditengah tengah kampus.
dan perjalanan kesana lebih menyenangkan dengan berjalan kaki , 
walau banyak temantemanku yang memilih naik bis kuning ,dan turun di halte MUI .
kenapa berjalan kaki ? karena aku dapat menyaksikan pemandangan yang selalu menggetarkan hatiku ,
memang perjalanan dari fakultas MIPA menuju MUI melewati gedung Rektorat,balairung dan danau .
namun bukan pemandangan itu yang membuat aku harus rela berjalan kaki .
tapi demi melihat ratusan bahkan ribuan orang mahasiswa menuju ke satu tempat ,
tak perduli dia bersuku apa ,tak perduli dia dari bidang keilmuan apa , 
selama ia berkata Robbunallah dan Muhammad Rasullullah .
itu telah menggerakkan mereka yang dari berbagai latar belakang , 
kampusku memang miniatur Indonesia , dengan begitu berbagai rupa wajah wajah suku bangsa indonesia terdapat disana .
Subhanallah , Indahnya Islam didalam perbedaan . 
pun ketika sampai di MUI , para mahasiswa tersebut mengisi MUI yang memang lapang dan terisi sedikit demi sedikit hingga memenuhi halaman masjid.
bahkan ketika Khatib mulai berkhutbah , sangat menarik bagiku.
sebuah layar besar terbentang , sebuah slideshow disajikan khatib yang kadang dosen dari berbagai spesialis keilmuan tertentu yang tentunya dikaitkan dengan islam .
lebih terlihat seperti sebuah presentasi ,
dan kebetulan sekali ,khatib pada hari ini DR Yunus Daud, dosen fisika peminatan geofisika , 
boleh dibilang aku beruntung dapat masuk ke fisika yang sebagian besar dosen laki-lakinya adalah ikhwah 
Subhanallah , 
bahkan yang pernah membuatku kagum , ada dosen yang sudah S3  dan mempunyai mobil ,
namun selalu berjalan kaki bila datang kekampus menyusuri lorong sempit gang senggol dan naik angkutan umum,serta 
berbaur dengan masyarakat lainnya .
seakan mengajari kita ,bahwa tak pantas berlaku sombong karena keunggulan akademis kita . 
shalat jum'at pun sudah usai , 
namun tak lantas membuat MUI lengang , 
suara berdengung yang dihasilkan dari ratusan mahasiswa yang melantunkan ayat ayat suci Alqur'an dari Qur'an sakunya seakan memenuhi udara ini.
serta banyak lingkaran lingkaran mentoring terbentuk di sudut sudut masjid 
seolah mengingatkan kita bahwa kita tidak sendirian yang berharap kebangkitan negeri ini . 
Subhanallah ..
Ya Allah ..
sesungguhnya kebangkitan negeri ini berada di tangan mereka , 
maka bimbinglah mereka agar selalu berada di jalan yang lurus ,
demi terciptanya sebuah kampus madani .

______________________________________________________
sebuah catatan kecil pemberi semangat di setiap jum'at

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

This Time for Africa

Gereja Christuskirche saat senja di Windhoek, Namibia If you get down get up, oh oh When you get down get up, eh eh Tsamina mina z...